News

Retrograde PCI

layanan Spesialistik Date Posted : Thursday, 11-July-2019 08:46:46

Dalam dunia kateterisasi jantung, sumbatan pembuluh darah jantung total (Chronic Total Occlusion / CTO) merupakan hal yang paling sulit dilakukan secara teknis. Hal ini terjadi karena kawat halus (coronary wire) yang digunakan sebagai rel untuk memasukkan balloon dan stent tidak selalu dapat menembus sumbatan total yang sudah terbentuk selama bertahun-tahun.

Percobaan yang biasa dilakukan untuk mengatasi sumbatan ini adalah teknik antegrade / membuka dari depan. Tindakan ini tidak selalu berhasil, karena seringkali sumbatan di bagian depan relatif lebih keras dibandingkan bagian belakang.

Tindakan PCI Retrograde atau usaha membuka lewat ‘jalur belakang’ atau pembuluh darah penyokong (kolateral), yang biasanya terbentuk akibat respon alami tubuh mengatasi kurangnya suplai pembuluh darah pada area tertentu.

 

Gambar 1. Sumbatan di pembuluh kiri depan yang tidak berhasil dibuka dari atas. Diputuskan untuk dilakukan PCI Regrograde atau pembukaan dari jalur belakang melalui arteri penyokong / kolateral

 

Teknik PCI Retrograde merupakan salah satu teknik yang paling sulit saat ini dalam dunia kardiologi intervensi. Pelaksanaannya menggunakan alat-alat yang mutakhir, dan membutuhkan keahlian khusus dalam melakukan prosedur ini.

Pada tanggal 18 Juni 2019, Tim Jakarta Heart Center telah berhasil melakukan teknik retrograde PCI dan membuka sumbatan arteri koroner total yang sebelummya tidak dapat dibuka dengan teknik biasa / antegrade.  

 

 

Gambar 2. Tim Jakarta Heart Center Sedang mengerjakan tindakan retrograde PCI di ruangan Cathlab Biplane.